Showing posts with label News Arabic. Show all posts
Showing posts with label News Arabic. Show all posts

Friday, 2 December 2016

Rider yang masih ditakuti oleh Marc Marquez

Marck Marquez sang juara
Marc Marquez - Rider Repsol


BERITA KUMPUL – Marc Marquez pembalap asal spanyol tidak tanggung-tanggung memprediksikan ketegangan antara rider papan atas ini masih berlangsung dua smpai tiga tahun ke depa.

Kata Marquez “Jika berbicara beberapa tahun ke depan, perlawanan berat saya pikir masih dari Valentino Rossi, Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa. Beda halnya lima atau emam tahun lagi”.

Sambung Marquez “Dalam jangka waktu panjang persaingan akan berbeda”. Menurut pembalap repsol itu persaingan tidak mengalami perubahan dimana Rossi, Lorenzo, dan Pedrosa masih kompetitif.



Monday, 31 October 2016

Ade Komarudin meminta seluruh elite politik agar tak ikut Demo Akbar

Akom kamaruddin imbau elit politiktak ikut demo akbar pada tanggal 04 November 2016


BERITA KUMPUL - Ade Komarudin meminta seluruh elite politik dan elemen masyarakat lainnya untuk lebih menahan diri dalam menyikapi rencana demo 4 November mendatang. Sikap ini berbeda dengan pimpinan DPR lainnya Fadli Zon dan Fahri Hamzah yang berencana hadir dalam aksi demo akbar tersebut.

Ade kamaruddin menilai seluruh elemen baik penegak hukum, pejabat pemerintahan, juga ormas, dan elemen ormas lainnya bisa bekerja sama menjaga kondusivitas situasi politik di Jakarta.

  Kata Akom"Konstitusi negara ini sudah memberikan hak pada semua warga negara, agama, etnis apa pun tidak boleh ada perdebatan. Kita harus terima kasih pada seluruh warga bangsa, pada umat Islam yang mayoritas," di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (31/10/16).

Akom mengatakan, seharusnya masyarakat lebih bersikap dewasa menyikapi pernyataan calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok soal Surat Al Maidah ayat 51. Terlebih, Ahok pun sudah meminta maaf.

kata Akom "Kita semua beragama karena saya juga orang beragama Islam dan saya kira semua agama mengajarkan hal yang sama tidak berbeda dalam agama saya, jika seorang siapa pun manusia yang meminta maaf sudah meminta maaf, ya kita wajib memaafkan kan begitu,"

Sambung Akom"Kalau proses hukumnya ya silakan, tapi kalau memaafkan itu harus. Nah untuk proses hukumnya kita tidak bisa campur tangan, itu urusan aparat penegak hukum,".

Untuk para elite atau pejabat, Akom berharap supaya tidak memperkeruh suasana. Sebagai pionir masyarakat kelas menengah, kata dia, para elite harusnya bisa mendamaikan suasana.

Kata Akom"Kalau ingin menguatkan pondasi negara ini saya topang. Tapi kalau untuk yang lain saya tak setuju. Karena itu saya imbau agar semua elite politik menahan diri dengan baik untuk kepentingan bangsa,".

Seperti diketahui sebelumnya, Fadli Zon dan Fahri Hamzah sudah konfirmasi akan hadir dalam aksi 4 November tersebut. Akom sekali lagi mengingatkan agar semua elite menahan diri.

Ujar Akom"Termasuk yang berdua, termasuk semua elite politik, bukan hanya Beliau. Kan banyak. Saya ingin kita semua menahan diri. Perubahan itu selalu dimulai dari kelas menengah. Elite politik itu kan gembongnya kelas menengah, baik secara sosial ekonomi. Karena mereka lokomotifnya, saya kira menahan diri harus dimulai dari para elite. Insya Allah yang lain akan ikut serta dengan baik,".

sumber ( liputan6.com )

Friday, 28 October 2016

Koalisi Arab Saudi Hancurkan Misil Houthi yang Nyaris Serbu Mekah

 ilustrasi Misil

Berita Kumpul,Jeddah -Koalisi yang dipimpin Arab Saudi dalam perang sipil di Yaman mengatakan, kelompok militan Houthi meluncurkan misil balistik menuju Mekah pada 27 Oktober 2016. Demikian keterangan mereka seperti dimuat dalam kantor berita pemerintahSPA.
Dikutip dari Reuters, Jumat (28/10/2016), pasukan koalisi tersebut telah memusnahkan misil yang berjarak 65 kilometer menuju Mekah. Serangan tersebut tak menimbulkan adanya kerusakan.
Sementara itu Houthi mengonfirmasi bahwa pihaknya meluncurkan misil balistik Burkan-1 menuju Arab Saudi.
Namun kelompok tersebut mengatakan, target mereka adalah Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah, salah satu bandar udara tersibuk di negara itu.
Pada awal tahun ini, pemberontak Houthi memukul mundur pasukan pemerintah Yaman yang didukung oleh AS dan mengambil kota Sanaa.
Kelompok militan itu mengambil kendali sebagian besar Yaman Utara bersama dengan sekutunya, yakni para loyalis mantan Presiden Ali Abdullah Saleh.
Sumber :


Thursday, 20 October 2016

Putus Asa Pertahankan Mosul, ISIS Gunakan 'Tameng' Manusia

Berita kumpul, Mosul - Pertempuran hari ketiga antara pasukan Koalisi melawan ISIS di Mosul berlangsung hari ini, Rabu 19 Oktober 2016. Sekitar 700 ribu warga sipil dipercaya 'terkurung' di dalam Kota Mosul, di mana hampir 5.000 militan ISIS berupaya merebut kembali kota itu dari tangan pasukan koalisi.
Pada pertempuran hari ketiga itu, As percaya bahwa ISIS menggunakan penduduk setempat sebagai 'tameng' untuk mempertahankan benteng terakhir mereka.



"Kelompok teroris itu jelas-jelas menggunakan warga sipil sebagai benteng. Mereka ditahan di sana, sejauh ini kami belum melihat ada seorang pun yang menyelamatkan diri atau pun keluar dari wilayah itu," ujar Juru Bicara Pentagon, Kapten Jeff Davis.
Menurut keterangan penduduk yang dihubungi oleh Reuters melalui jaringan telepon, mengatakan bahwa ISIS melarang mereka untuk keluar dari Mosul dan mengarahkan mereka ke sebuah bangunan yang diduga merupakan target serangan udara.
Sementara itu, PBB kini sedang membentuk kamp penampungan pengungsi tak jauh di luar wilayah Mosul.
"Kami sedang membangun tempat pengungsian baru, dengan asumsi sekitar 200.000 orang mungkin akan butuh tempat perlindungan di hari pertama operasi berlangsung," kata koordinator kemanusiaan PBB untuk Irak, Lisa Grande.
Saat ini pemerintah dan pasukan Kurdi masih berada sekitar 30-40 kilometer dari pusat kota. Menurut laporan dari komandan pasukan darat Irak, Riadh Jalal Tawfeeq, kini pasukan masih mengepung Qaraqosh hingga timur wilayah tersebut.
Tak hanya itu Tawfeeq juga menyebutkan bahwa penembak jitu telah diposisikan di beberapa lokasi untuk berjaga-jaga. Kabar yang menyebutkan bahwa Kota Qaraqosh telah dibebaskan kemudian dibantah oleh Komandan Pemerintah.
Namun koalisi yang didukung oleh AS mengatakan bahwa mereka telah memukul mundur ISIS dari 10 desa.
Hingga saat ini pasukan pemerintah terus maju bergerak dari selatan sementara prajurit sekutu Kurdi mendekat dari arah timur. Mereka melakukan penyerangan dua arah yang dimulai sejak Senin 17 Oktober lalu.
Presiden Barack Obama tengah berusaha untuk meredakan kekhawatiran warga sipil yang 'terjebak' di tengah peperangan dengan mengatakan rencana dan infrastruktur untuk menangani krisis kemanusiaan di wilayah tersebut.
Qaraqosh yang berjarak 32 kilometer dari Mosul merupakan kota dengan penduduk Kristen terbesar di Irak. Hal tersebut membuat ISIS melakukan perlawanan keras di beberapa titik di wilayah itu.
Kelompok teror itu juga merilis video yang menampilkan aktifitas mereka menembaki kendaraan bersenjata koalisi.
Menanggapi hal tersebut, koalisi dilaporkan akan melakukan serangan balasan, seperti dikutip dari BBC. Kelompok tersebut terdiri dari 34 ribu personil keamanan Irak, pejuang Kurdi, suku muslim Arab Sunni, dan paramiliter Muslim Syiah.
Sebelumnya pada Juni 2014, kota terbesar kedua irak yang juga kaya akan minyak, Nineveh, diserang ISIS.
Penyerbuan itu merupakan pertanda 'kebangkitan' pertama kelompok militan tersebut, setelah Sunni sebelumnya berhasil mengendalikan wilayah tersebut.
Sementara itu Uni Eropa mengeluarkan peringatan yang mengatakan bahwa jika anggota ISIS -- yang kebanyakan adalah warga UE -- kabur dari Mosul, maka hal tersebut dapat menimbulkan risiko keamanan yang serius.

sumber Liputan6.com